Monday, January 7, 2013

2% Crowding


Pakar kewirausahawan Amerika, David McClelland menyatakan bahwa suatu bangsa bisa disebut makmur bila jumlah entreprenuer atau pengusaha paling sedikit 2% dari total jumlah penduduknya. Jika Jumlah penduduk Indonesia menurut BPS th 2010 sebesar 237,641,326 jiwa, maka 2% dari jumlah tersebut adalah 4,752,826 jiwa. Sementara jumlah pengusaha di Indonesia menurut Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta kepada tempo.co baru sekitar 400,000 jiwa yaitu sebesar 0,17% dari total penduduk Indonesia, bandingkan dengan negara tetangga kita Singapura, 7% dari total penduduknya adalah pengusaha atau entrepreneur, dan lihat negaranya. Belum lagi Jepang 10% atau Amerika yang 11,5% dan sekali lagi, lihat negaranya.
 
Coba bayangkan, negara ini mempunyai 17.508 pulau dengan luas 1.9 juta mil persegi baru mempunyai 400,000 entrepreneur. Artinya masih banyak tempat tersedia, masih ada 4,352,826 tempat pertama yang dapat diisi menjadi 2% syarat bangsa yang makmur. Tempat yang bergengsi, karena menjadi bagian dari perputaran ekonomi bangsa yang makmur. 

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Raja Sapta Oktohari pernah mengungkapkan di media, masih banyak permasalahan klasik yang menjadi penghambat perkembangan dunia kewirausahaan. Salah satunya adalah akses permodalan yang sulit. 
 
Dan salah satu akses permodalan adalah BANK,  tapi dengan sistem kapitalisnya yang sudah lama berakar mungkin akan susah merubah sistem tersebut.

Selain itu, saya setuju dengan salah satu pembicara masalah otak kanan bahwa masalah utamanya pada pola pikir sebagian besar masyarakat Indonesia dan kurikulum pendidikan yang sangat tidak support dengan jiwa entreprenuer atau pengusaha. 

Jadi rubahlah pola pikir diri sendiri jika ingin ikut serta memakmurkan bangsa ini, persiapkan pendidikan dalam keluarga untuk anak agar kelak bisa langsung terjun di dunia entrepreneur.

Yang terbaik itu masih menjadi bagian yang kecil, jadilah bagian kecil tersebut, sehingga walau sedikit tapi semakin banyak jumlahnya.

Gambar dan data: berbagai sumber

No comments:

Post a Comment